Hari ini adalah Hari System Administrator. Sejak 7 tahun lalu tanggal ini dipilih sebagai hari penghargaan atas kerja System Administrator yang di banyak tempat, keberadaannya selalu “antara ada dan tiada”.

Jangan lupa: MAKAN-MAKAN!â„¢

Anak adalah anugerah dari Tuhan. Berbahagialah mereka yang telah terpilih dan dipercaya untuk menjadi orang tua. Terpilih untuk membesarkan, mendidik dan memberi limpahan kasih sayang agar kelak menjadi manusia dewasa yang baik secara emosi, moral, sikap dan pandangan hidup. Merasakan nikmatnya melihat mereka tumbuh dan berkembang sebagai salah satu keajaiban Tuhan yang menakjubkan. Mengajari dan mendidik mereka agar menjadi manusia seutuhnya. Memberikan mereka kebebasan berkreasi dan mengembangkan imajinasi.

Ayah, Ibu, jangan biarkan hak anak-anak terabaikan. Jangan biarkan mereka kehilangan masa kanak-kanak sehingga kehilangan pondasi moral, sikap, pengendalian emosi dan pandangan hidup mereka di waktu dewasa nanti. Jangan biarkan mereka kehilangan hak untuk bermain, bersosialisasi dan belajar. Jangan biarkan mereka berada di jalanan menanti lampu merah menyala, mengharapkan uluran tangan pengguna jalan. Jangan biarkan mereka menanggung beban hidup dengan cara bekerja sebagai salah satu tulang punggung keluarga. Sungguh belum saatnya, mungkin nanti tapi bukan sekarang.

Biarlah kita sebagai orang tua yang harus membanting tulang, memeras keringat dan otak untuk menghidupi keluarga. Biarlah kita bekerja keras mencari rezeki yang halal untuk keluarga. Biarlah kita yang menanggung semua beban hidup yang belum saatnya mereka pikul. Biarlah kita yang bersusah payah memikirkan pendidikan yang terbaik bagi mereka.

Pemerintah, sediakanlah solusi yang terbaik untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita. Perbaikilah sekolah-sekolah yang rusak, jangan turunkan semangat belajar mereka karena fasilitas yang kurang memadai. Perbaikilah kehidupan pada guru sehingga mutu pendidikan meningkat dan semakin banyak orang yang berminat menjadi guru. Tingkatkanlah layanan kesehatan agar anak-anak Indonesia menjadi manusia yang sehat dan kuat. Perbaikilah kualitas sistem kategori tayangan televisi dan media agar anak-anak melihat tayangan yang sesuai dengan tingkat usia dan mempunyai nilai pendidikan yang tinggi. Jadikanlah rumah ibadah, museum dan perpustakaan sebagai tempat tujuan favorit anak-anak. Pertegas perlindungan hukum terhadap anak. Sehingga anak Indonesia akan menjadi anak yang sehat jasmani dan rohaninya, memiliki kecerdasan dan emosi yang baik. Karena merekalah yang akan memimpin bangsa ini di masa mendatang.

Bagi saya, anak adalah salah satu sumber energi hidup yang terbesar, anugerah dan kepercayaan yang luar biasa yang diberikan oleh Tuhan. Membuat saya rela untuk melakukan apa saja yang terbaik baginya. Menikmati setiap saat bersamanya, melihatnya tumbuh dan berkembang.

Ya Rabb, berikanlah kepada kami keturunan yang terbaik. Berikanlah kepada kami anak-anak yang sholeh dan sholehah, sehat dan kuat jasmani dan rohaninya. Karuniakanlah kepada kami keturunan yang cerdas dan baik akhlaknya, patuh kepada orangtuanya, berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsanya.
Amiin…

Jakarta, 23 Juli 2006

Hari Anak Nasional

Peta Gempa Selat SundaSore tadi sekitar hampir pukul 18.00 (17.57), ketika saya sedang menyelesaikan pekerjaan kantor yang tersisa, tiba-tiba kursi yang sedang saya duduki terasa bergetar, tirai di jendela pun bergoyang-goyang selama beberapa saat.

Gempa yang terjadi cukup keras. Karena situasi kantor sudah sepi, hanya tinggal kami bertiga yang masih ada. Dua orang teman segera menghilang ke tangga, sedangkan saya baru akan membuka pintu tangga darurat ketika gempa berhenti.

Setelah itu langsung mencari tau berita gempa di USGS, BMG dan Detik. Sayangnya beritanya belum ada. Mungkin mereka baru mulai menulis keadaan gempa ketika saya mencoba mengakses situs mereka, sedangkan BMG sangat lambat diakses dari sini.

Beberapa menit kemudian, barulah berita ini muncul di detik. Selang 10 menit kemudian, berita gempa ini muncul pula di USGS. Sedangkan BMG akhirnya bisa saya lihat data gempanya setelah beberapa menit kemudian :(

Menurut USGS, gempa berkekuatan 6 SR terjadi di 6.495° LS, 105.415° BT di kedalaman 44,2 KM (menurut BMG: 5,9 SR 6.650° LS, 105.240° BT di kedalaman 54 KM di daerah selatan Selat Sunda.

Ya Rabb, ampunilah segala dosa dan kesalahan kami. Lindungilah kami. Jauhkanlah kami dari azab dan bencana-Mu. Limpahkanlah kesabaran dan kekuatan kepada kami.
Amiinnn…

Link:

- Detik

- USGS peta

- USGS data

- BMG

http://neic.usgs.gov/neis/eq_depot/2006/eq_060717_qgaf/neic_qgaf_l.htmlTurut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah gempa dan tsunami yang melanda pantai selatan Jawa dari Garut, Pangandaran, Cilacap, Kebumen sampai Parangtritis di Jogjakarta. Semoga arwah para korban yang meninggal dunia diterima di sisi Tuhan YME, semoga korban-korban yang berhasil selamat mendapatkan kesembuhan, kekuatan, ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian berat ini.

Menurut USGS, gempa yang terjadi sekitar pukul 15 :19 WIB dan menimbulkan tsunami tersebut berkekuatan 7,7 SR berada pada kedalaman 34 km di posisi 9.222º LS, 107.320º BT, sedangkan menurut BMG, gempa berkekuatan 6,8 SR berada pada kedalaman 33 km di posisi 9,46º LS, 107.19º BT.

Saya baru mengetahui beritanya dari siaran televisi. Pada saat gempa terjadi yang getarannya terasa sampai Jakarta, saya sedang berada di jalan berkeliling mencari informasi KPR dari beberapa bank yang ada di sepanjang Jl. Matraman.

UPDATE: mengutip link dari blog Eko Juniarto, simulasi tsunami bisa dilihat di sini.

“Jodoh di tangan Tuhan”. Kalimat itu mungkin adalah salah satu kalimat yang paling klise, populer, sering diucapkan dan didengar, dan banyak dimengerti orang. Tetapi jodoh tersebut memang merupakan sebuah misteri Ilahi yang besar. Jodoh sudah ditentukan di kala kita masih di dalam kandungan. Ibaratnya sejak dilahirkan, semua orang sudah dibekali dengan sebuah kunci jodoh dan akan menemukan sebuah pintu yang pas bagi kunci yang dipegangnya. Berbahagialah mereka yang sudah menemukan jodohnya dan selamat berusaha untuk mencari bagi yang belum.

“Jodoh di tangan Tuhan”. Saya sendiri mengakui kebenaran dari kalimat diatas. Tidak pernah terbayangkan bahwa jodoh saya adalah seorang teman dekat semasa kuliah yang selalu bersama-sama mulai dari tingkat 2 sampai lulus, kemudian terpisah tanpa kabar selama setahun lebih dan bertemu kembali dengan tanpa disangka-sangka. Baru 6 bulan kemudian kami memutuskan untuk menjalin hubungan yang berlangsung selama 22 bulan dan kemudian berlanjut dengan pernikahan yang saat ini telah membuahkan seorang putra yang berusia 2 tahun.

“Berdoalah semoga kamu mendapatkan jodoh yang terbaik”. Itulah salah satu petuah bijak kedua orang tua saya dulu. Petuah yang selalu berusaha saya laksanakan di antara setiap doa selesai menunaikan ibadah sholat. Alhamdulillah, lagi-lagi doa saya dikabulkan oleh-Nya. Allah telah memberi saya karunia berupa seorang istri yang luar biasa. Seorang istri yang penyabar, penyayang, pengertian dan beriman. Istri dan anaklah yang sekarang menjadi sumber energi yang luar biasa besar bagi saya untuk berjuang menunaikan kewajiban saya sebagai seorang suami.

Hari ini, anugrah terbesar bagi saya sedang berulang tahun. Selamat ulang tahun, ma. Semoga mama panjang umur, sehat selalu, mendapatkan segala yang terbaik dan selalu berada di jalan Allah. Amiiinnn… Papa dan Naufal sayang sekali sama mama :x

Oh ya ma, jangan lupa… MAKAN-MAKAN!â„¢

Next Page →