Jan
Innalillaahi wa inna ilaihi raajiuun
Filed Under (Personal) by godzalli on 30-01-2007
Tagged Under : musibah, Personal, wafat
Siang tadi pukul 11:25 selepas gerbang tol Jatibening dalam perjalanan menuju Cikarang, HP berdering. Telepon dari nyonyah rupanya…
Nyonyah: “Assalamu’alaikum, aa’ cepat pulang ya… sekarang”
Saya: “Wa’alaikum salam. Lho ada apa?”
Nyonyah: “Pokoknya cepat pulang”
Mendadak perasaan menjadi tidak enak. Teringat kondisi bapak mertua yang sudah sebulan sakit dan hanya berbaring di tempat tidur. Segera menelepon ke rumah dan ternyata perasaan tidak enak itu berubah menjadi kenyataan
Ibu mertua: “Bapak meninggal Wan, cepat pulang”
Saya: Innalillaahi wa inna ilaihi raajiuun
Segera saya meminta teman untuk menurunkan saya di pintu gerbang tol Bekasi Barat, naik ojek ke lampu merah cakung tol untuk mengambil motor yang ditinggal di sana dan memacunya pulang.
Setelah membaca surat Yaasin, dan menunggu sanak saudara sampai jam 2 siang, jenazah pun dimandikan dan dikafankan. Setelah sholat Ashar, jenazah bapak mertua pun di sholatkan dan di kuburkan di pekuburan Kober belakang Rumah Sakit Mitra Jatinegara.
Kami semua merasa sangat kehilangan. Untuk saya pribadi, almarhum adalah seorang laki-laki yang mampu menjadi kepala keluarga dan ayah yang baik bagi anak-anaknya termasuk saya sebagai menantunya. Beliau berhasil mendidik anak-anaknya dengan baik termasuk anak pertamanya yang menjadi istri saya.
Beliau adalah seorang ayah yang cerdas, kreatif, terampil dan cekatan. mampu mengerjakan berbagai perbaikan dan perawatan apa saja. Dari beliau juga saya belajar untuk memperbaiki berbagai peralatan. Dari baliau juga saya belajar bagaimana menjadi pemimpin keluarga, suami dan ayah yang baik.
Banyak kenangan yang ada dengan beliau, termasuk ketika kami sekeluarga bersama-sama merayakan ulang tahun saya dan beliau berdua yang terpaut 12 hari di kamar beliau. Ternyata sesi foto-foto di kamar itu adalah foto-foto beliau yang terakhir.
Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosanya, menerima segala amal dan kebaikannya selama di dunia, memberikannya kesenangan di alam kubur dan akhirat kelak, serta menjadi salah satu penghuni surga-Nya. Amiin…
Terima kasih kepada semua teman-teman dan kerabat yang telah menyatakan rasa prihatin dan belasungkawa. Saya tidak bisa membalas apa-apa. Semoga Allah yang akan membalas kebaikan kalian semua.
