Anak adalah anugerah dari Tuhan. Berbahagialah mereka yang telah terpilih dan dipercaya untuk menjadi orang tua. Terpilih untuk membesarkan, mendidik dan memberi limpahan kasih sayang agar kelak menjadi manusia dewasa yang baik secara emosi, moral, sikap dan pandangan hidup. Merasakan nikmatnya melihat mereka tumbuh dan berkembang sebagai salah satu keajaiban Tuhan yang menakjubkan. Mengajari dan mendidik mereka agar menjadi manusia seutuhnya. Memberikan mereka kebebasan berkreasi dan mengembangkan imajinasi.

Ayah, Ibu, jangan biarkan hak anak-anak terabaikan. Jangan biarkan mereka kehilangan masa kanak-kanak sehingga kehilangan pondasi moral, sikap, pengendalian emosi dan pandangan hidup mereka di waktu dewasa nanti. Jangan biarkan mereka kehilangan hak untuk bermain, bersosialisasi dan belajar. Jangan biarkan mereka berada di jalanan menanti lampu merah menyala, mengharapkan uluran tangan pengguna jalan. Jangan biarkan mereka menanggung beban hidup dengan cara bekerja sebagai salah satu tulang punggung keluarga. Sungguh belum saatnya, mungkin nanti tapi bukan sekarang.

Biarlah kita sebagai orang tua yang harus membanting tulang, memeras keringat dan otak untuk menghidupi keluarga. Biarlah kita bekerja keras mencari rezeki yang halal untuk keluarga. Biarlah kita yang menanggung semua beban hidup yang belum saatnya mereka pikul. Biarlah kita yang bersusah payah memikirkan pendidikan yang terbaik bagi mereka.

Pemerintah, sediakanlah solusi yang terbaik untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita. Perbaikilah sekolah-sekolah yang rusak, jangan turunkan semangat belajar mereka karena fasilitas yang kurang memadai. Perbaikilah kehidupan pada guru sehingga mutu pendidikan meningkat dan semakin banyak orang yang berminat menjadi guru. Tingkatkanlah layanan kesehatan agar anak-anak Indonesia menjadi manusia yang sehat dan kuat. Perbaikilah kualitas sistem kategori tayangan televisi dan media agar anak-anak melihat tayangan yang sesuai dengan tingkat usia dan mempunyai nilai pendidikan yang tinggi. Jadikanlah rumah ibadah, museum dan perpustakaan sebagai tempat tujuan favorit anak-anak. Pertegas perlindungan hukum terhadap anak. Sehingga anak Indonesia akan menjadi anak yang sehat jasmani dan rohaninya, memiliki kecerdasan dan emosi yang baik. Karena merekalah yang akan memimpin bangsa ini di masa mendatang.

Bagi saya, anak adalah salah satu sumber energi hidup yang terbesar, anugerah dan kepercayaan yang luar biasa yang diberikan oleh Tuhan. Membuat saya rela untuk melakukan apa saja yang terbaik baginya. Menikmati setiap saat bersamanya, melihatnya tumbuh dan berkembang.

Ya Rabb, berikanlah kepada kami keturunan yang terbaik. Berikanlah kepada kami anak-anak yang sholeh dan sholehah, sehat dan kuat jasmani dan rohaninya. Karuniakanlah kepada kami keturunan yang cerdas dan baik akhlaknya, patuh kepada orangtuanya, berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsanya.
Amiin…

Jakarta, 23 Juli 2006

Hari Anak Nasional

Tahukah anda dengan Barney? Seekor dinosaurus ungu dengan kulit perut berwarna hijau? Dinosaurus ramah dari HIT Entertainment yang senang mengajak anak-anak bermain sambil belajar, menari dan bernyanyi? Jika anda sudah mengenalnya atau ingin mengenalnya, Di Mall Pondok Indah, sedang diadakan Barney Show yang berlangsung setiap hari sampai tanggal 26 Juli 2006 mendatang.

Mengingat Naufal adalah salah seorang penggemar berat Barney, yang hampir setiap pagi dan malam meminta diputarkan film-film Barney yang ada di rumah termasuk favoritnya “Barney - The Adventure Bus”, maka kami pun mengajaknya untuk pergi ke acara tersebut.

Sesampai disana, ternyata ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bila ingin mendapatkan tiket masuk bagi satu orang dewasa dan satu orang anak-anak:

- Berbelanja minimal Rp. 200.000 di counter Barney untuk tiket masuk bagi satu orang dewasa dan satu orang anak-anak, atau

- Berbelanja minimal Rp. 300.000 di beberapa counter lain yang ditunjuk sekitar counter Barney, atau

- Berbelanja minimal Rp. 500.000 di semua counter lain yang ada di Pondok Indah Mall

Sempat bimbang juga melihat pengumuman tersebut, tetapi karena sudah terlanjur berjanji kepada Naufal, maka kami pun memilih alternatif yang pertama. Kami membeli 3 buah VCD dan DVD film Barney seharga @29.000, sebuah tempat minum seharga Rp. 49.000 dan tempat makan seharga Rp. 69.000. Setelah menukarkan dengan tiket masuk untuk Naufal dan mamanya, kami masih harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 50.000 untuk bisa berfoto bersama Barney.

Acara dimulai dengan menyanyi lagu-lagu Barney yang dipandu oleh pembawa acara. Beberapa anak terlihat bisa ikut menyanyikan lagu-lagu tersebut dengan baik. Beberapa lainnya termasuk Naufal hanya mengenali irama dari lagu-lagu tersebut.

Acara berlanjut dengan menyanyi dan menari di atas panggung. Semua anak-anak diajak ke atas panggung untuk kemudian menyanyi dan menari dengan mengikuti gerakan-gerakan yang dicontohkan oleh pembawa acara.

Setelah turun dari panggung dan jeda waktu sekitar sepuluh menit, akhirnya Barney pun keluar dari belakang panggung dan disambut dengan meriah oleh semua peserta. Naufal yang sebelumnya sudah mulai terlihat diam, lelah dan mengantuk berubah menjadi senyum riang dan menunjuk Barney dengan berkata: “Itu Barney! Ada Barney! Barneynya besar…”. Setelah menyanyikan beberapa lagu, kemudian acara foto bersama pun dilaksanakan. Naufal mendapat giliran ke-tiga dari bawah.

Setelah acara selesai, usai sholat Ashar dan makan siang yang tertunda (upss…), kami pun kembali ke rumah. Naufal tertidur pulas sepanjang jalan dengan senyum mengembang di wajahnya.

Selamat ulang tahun anakku Muhammad Naufal Rayhan Wibawa. Tidak terasa sudah 2 tahun usiamu ya, nak. Semoga Naufal menjadi anak yang sholeh, pintar, baik, berani, patuh kepada orang tua, taat beribadah, juga sehat selalu ya sayang :)

Papa dan Mama akan selalu ada untuk kamu, menjaga dan mendoakanmu, nak. Cepatlah besar. Jadilah kebanggaan keluarga dan agamamu.
Amiinnn…