May
Bermula pada suatu hari di akhir tahun 1990 – ketika masih duduk di kelas tiga SMP – saya mulai menghisap rokok. Sepertinya asik juga melihat teman-teman sepermainan menghisap rokok dan meniupkan asapnya ke udara. Seiring dengan berjalannya waktu, saya justru semakin tidak bisa menghilangkan kebiasaan buruk tersebut dan mencapai puncaknya pada saaat saya duduk di bangku kelas 3 SMA. Bermacam-macam merk rokok dicoba sampai akhirnya memilih untuk merokok Cigarillos (menurut situs ini, Cigarillos disebut sebagai rokok kretek pertama di dunia) dan Dji Sam Soe kretek. Untuk membeli rokok-rokok mahal ini (setidaknya mahal bagi saya), saya bahkan sampai rela mengumpulkan uang saku dan mengurangi jajan.
Kebiasaan ini mulai menurun sedikit demi sedikit ketika menginjak bangku kuliah meskipun belum bisa membuat saya berhenti. Dalam seminggu, saya sudah bisa menghisap hanya 2 batang rokok. Dan alhamdulillah, akhirnya setelah lulus dari bangku kuliah di tahun 1999, saya sudah bisa berhenti dari kebiasaan merokok meskipun belum bisa benar-benar berhenti. Rokok terakhir yang saya hisap adalah sebatang A Mild 5 bulan silam. 3 bulan sebelumnya juga sebatang A Mild.
