Filed Under (Personal) by godzalli on 04-08-2009
Neng, selamat hari ulang tahun pernikahan kita yang ke-7 yah. Makasih banyak udah mau jadi pendamping hidup saya selama ini, sabar menghadapi segala kejelekan saya, mau mengerti kekurangan saya, gak pernah meminta apapun secara berlebihan, benar-benar nerima, menyayangi dan mencintai saya apa adanya. Gilanya lagi, Gak cuma mencintai saya, tapi juga mencintai keluarga besar saya.
Entah gimana hidup saya tanpa Neng. Gak kebayang deh. Dulu sering mikir “Apa ada ya yang mau sama saya? Orang kacau balau begini”. Ternyata Allah Maha Pemurah. Diberikan-Nya bidadari terbaik untuk memperbaiki hidup orang aneh ini. Sampai-sampai, terkadang saya malu sendiri kasian gituh sama Neng, tapi senang banget juga.
Filed Under (Personal) by godzalli on 02-07-2007
1 Juli 2004 sekitar pukul empat sore:
Saya yang sedang berada di kantor di daerah Menteng Dalam menerima telepon dari rumah yang mengabarkan bahwa istri akan dibawa ke RSIA Evasari.
1 Juli 2004 sekitar pukul setengah enam sore:
Sesampainya di rumah, langsung membawa istri dan perlengkapan yang diperlukan ke Evasari dan segera mengurus administrasi.
Filed Under (Personal) by godzalli on 23-01-2007
Apa yang diharapkan seorang manusia dalam menjalani hidupnya? Jawaban setiap orang tentu berbeda-beda. Bagi saya sendiri, pengharapan saya yang terbesar adalah menjadi makhluk yang bisa senantiasa dekat dengan Sang Pencipta. Selalu berusaha menunaikan ibadah dengan baik dan berharap agar diberikan keselamatan dunia dan akhirat.
Lalu apa pengharapan saya sebagai seorang manusia dalam hubungan antar manusia? Menjadi manusia yang lebih baik dan lebih berguna. Baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun bagi yang lain. Pengharapan saya mungkin adalah bentuk pengharapan yang sangat umum yang juga diinginkan oleh orang lain. Tidak apa. Karena saya percaya bahwa hidup adalah proses perbaikan untuk menjadi manusia yang lebih baik dan lebih berguna.
Filed Under (Personal, Ragam) by godzalli on 11-07-2006
“Jodoh di tangan Tuhan”. Kalimat itu mungkin adalah salah satu kalimat yang paling klise, populer, sering diucapkan dan didengar, dan banyak dimengerti orang. Tetapi jodoh tersebut memang merupakan sebuah misteri Ilahi yang besar. Jodoh sudah ditentukan di kala kita masih di dalam kandungan. Ibaratnya sejak dilahirkan, semua orang sudah dibekali dengan sebuah kunci jodoh dan akan menemukan sebuah pintu yang pas bagi kunci yang dipegangnya. Berbahagialah mereka yang sudah menemukan jodohnya dan selamat berusaha untuk mencari bagi yang belum.
“Jodoh di tangan Tuhan”. Saya sendiri mengakui kebenaran dari kalimat diatas. Tidak pernah terbayangkan bahwa jodoh saya adalah seorang teman dekat semasa kuliah yang selalu bersama-sama mulai dari tingkat 2 sampai lulus, kemudian terpisah tanpa kabar selama setahun lebih dan bertemu kembali dengan tanpa disangka-sangka. Baru 6 bulan kemudian kami memutuskan untuk menjalin hubungan yang berlangsung selama 22 bulan dan kemudian berlanjut dengan pernikahan yang saat ini telah membuahkan seorang putra yang berusia 2 tahun.
“Berdoalah semoga kamu mendapatkan jodoh yang terbaik”. Itulah salah satu petuah bijak kedua orang tua saya dulu. Petuah yang selalu berusaha saya laksanakan di antara setiap doa selesai menunaikan ibadah sholat. Alhamdulillah, lagi-lagi doa saya dikabulkan oleh-Nya. Allah telah memberi saya karunia berupa seorang istri yang luar biasa. Seorang istri yang penyabar, penyayang, pengertian dan beriman. Istri dan anaklah yang sekarang menjadi sumber energi yang luar biasa besar bagi saya untuk berjuang menunaikan kewajiban saya sebagai seorang suami.
Hari ini, anugrah terbesar bagi saya sedang berulang tahun. Selamat ulang tahun, ma. Semoga mama panjang umur, sehat selalu, mendapatkan segala yang terbaik dan selalu berada di jalan Allah. Amiiinnn… Papa dan Naufal sayang sekali sama mama
Oh ya ma, jangan lupa… MAKAN-MAKAN!â„¢
Filed Under (Personal) by godzalli on 23-01-2006
Tuhanku,
Hari ini genap sudah 29 tahun usiaku. Dalam rentang waktu selama itu, sudah banyak suka dan duka yang dirasakan, sudah banyak pengalaman hidup yang didapat.
Begitu banyak nikmat dan karunia-Mu yang harus disyukuri. Istri dan anak yang terbaik, keluarga terbaik, kehidupan dan pekerjaan yang baik…
Tetapi aku masih seringkali lalai untuk bersyukur kepada-Mu. Aku masih seringkali merasa kurang. Ampunilah segala dosa hambaMu ini…
Ya Tuhanku,
Jadikanlah aku manusia yang lebih baik lagi. Lebih bijaksana dalam menyikapi keadaan, lebih sabar dan bersyukur serta lebih rajin beribadah kepadaMu. Jadikanlah aku pemimpin yang lebih baik untuk keluargaku.
Amiiinnn…